Posted on

Tips Memilih Pinjaman Online yang Aman

Saat kondisi ekonomi memburuk pasca pandemi COVID-19, banyak orang mengandalkan pinjaman online untuk menjaga dapur tetap berjalan. Pinjaman online adalah jalan pintas untuk mendapatkan uang tunai secara instan, mudah dan cepat. Namun, kemudahan penyesuaian pinjaman ini ada harganya. Jika tidak bijak dalam memilih, Anda bisa terjerat utang hingga ditipu oleh fintech ilegal.

Untuk mengurangi risiko ini, kami memberikan tips memilih pinjaman online yang aman

. Simak tips lengkapnya di bawah ini.

(1) Deteksi mode penipuan kredit online

Cara terbaik untuk menghindari penipuan pinjaman online adalah dengan mempelajari modus penipuan sendiri. Dengan menyelidiki kasus penipuan sebelumnya, Anda bisa terhindar dari kasus yang sama. Dengan melihat mode ini, Anda dapat mengidentifikasi fintech ilegal.

Secara umum, kreditur curang memiliki beberapa cara untuk melakukan penipuan

, seperti: B. Penawaran melalui telepon, pesan WhatsApp, SMS, email dan website. Jika Anda menerima panggilan atau pesan, jangan langsung menerima atau menyetujui tawaran pinjaman.

Orang percaya yang nakal cenderung memaksa konsumen. Ketika ditanya tentang sistem pinjaman, mereka tidak menjelaskan dengan jelas dan mendesak Anda untuk segera menyetujui pinjaman.

Parahnya, ada juga fintech ilegal yang mengharuskan konsumen membayar deposit. Jika fintech membutuhkan uang muka, Anda harus curiga dengan legalitas fintech tersebut. Lalu bagaimana dengan penawaran pinjaman online melalui website? Anda dapat memeriksa apakah situs web tersebut aman atau tidak.

(2) Jangan tergoda dengan istilah sederhana

Semakin sederhana persyaratan kreditnya, semakin Anda harus curiga terhadap kredibilitasnya. Mengapa demikian? Pasalnya, pinjaman online ini masuk dalam ranah bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak. Jika mereka menawarkan pinjaman dengan persyaratan yang sangat mudah, bukankah debitur harus mengambil risiko besar jika peminjam melarikan diri dan uangnya hilang?

Makanya, ada fintech palsu yang menawarkan penarikan dana tanpa syarat untuk menangkap mangsanya. Anda yang sudah terlanjur membutuhkan semakin murung dan nekat saat memilih fintech. Alih-alih memecahkan masalah, Anda bisa menemukan diri Anda terjebak dalam masalah keuangan yang jauh lebih rumit.

Jadi pastikan Anda mengecek syarat pinjaman online fintech yang dibidik

. Kemudian Anda harus membandingkan istilah ini dengan fintech lainnya. Jika Anda menemukan kejanggalan, hilangkan fintech yang meragukan.

(3) Pastikan Fintech terdaftar di OJK

Cara paling aman untuk mengajukan pinjaman adalah melalui fintech yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). OJK akan mengawal regulasi fintech terdaftar untuk melindungi kepentingan konsumen.

Bagi Anda yang baru mengenal dunia pinjaman online, silakan kunjungi situs resmi OJK untuk mengetahui spesifikasi pinjaman online. Jika Anda sembarangan memilih fintech ilegal, kepentingan konsumen tidak akan terjamin, lho. Anda juga berisiko tinggi menjadi korban penipuan.

(4) Dilengkapi dengan layanan pelanggan

Jika Anda memiliki masalah dengan kredit, Anda dapat menghubungi layanan pelanggan. Jadi silakan pilih fintech yang memilih layanan pelanggan. Anda harus memastikan bahwa CS tersebut dapat dihubungi setiap saat dan bukan CS fiktif. Ini adalah cara yang bagus untuk memastikan bahwa fintech aman dan legal.

Jika Anda mengikuti empat tips di atas, Anda akan lebih mudah menemukan fintech legal yang aman. Yang terpenting, Anda perlu ekstra hati-hati saat mengajukan pinjaman online agar tidak terjebak dalam lautan utang.

Lihat Juga :

https://www.suratkabar.id/
https://www.chip.co.id/
https://www.atursaja.com/
https://vncallcenter.com/
https://jadwalxxi.id/
https://jurubicara.id/
https://psyline.id/
https://liga-indonesia.id/
https://officialjimbreuer.com/
https://rollingstone.co.id/