Posted on

Lihat Persyaratan PPDB 2021 untuk TK, SD, dan SMP di Tangsel

Lihat-Persyaratan-PPDB-2021-untuk-TK-SD-dan-SMP-di-Tangsel

Penerimaan Mahasiswa Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten dimulai pada Juni tahun ini. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, mekanisme PPDB tahun 2021 untuk jenjang TK, SD, dan SMP diatur dalam Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 12 Tahun 2021.

“Ya sesuai Perwal Tangerang Selatan Nomor 12 Tahun 2021 tentang PPDB di TK Pembina

, SD Negeri, dan SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan,” kata Benyamin, Kamis (3/5/2021).

Baca juga: Berikut Informasi PPDB Tangsel 2021: Jadwal dan Pendaftaran TK-SMP

PPDB Tangerang Selatan 2021 akan dilakukan secara online dan offline, terbatas pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Untuk jenjang TK, pendaftaran siswa akan dibuka mulai tanggal 8 hingga 16 Juni 2021. Untuk jenjang SD akan dibuka mulai tanggal 7 hingga 19 Juni 2031.

Pendaftaran PPDB untuk tingkat SMP dibagi menjadi dua tahap. Pendaftaran zonasi,

pengukuhan, pencapaian hasil lomba, dan pemindahan tugas orang tua/wali dibuka mulai 14-17 Juni 2021. Pendaftaran PPDB seleksi prestasi akademik untuk sertifikat dibuka 28-30 Juni 2021.

Berikut syarat dan mekanisme pendaftaran PPDB 2021 Tingkat TK, SD Negeri, dan SMP Negeri Tangerang Selatan:

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran
PPDB TK

Persyaratan:

Calon siswa berusia 4 (empat) sampai dengan 5 (lima) tahun untuk golongan A.
Calon siswa berusia 5 (lima) sampai dengan 6 (enam) tahun untuk golongan B.
Akte kelahiran dan kartu keluarga.

Mekanisme:

Pendaftar mengirimkan foto/scan akta kelahiran dan kartu keluarga ke nomor WhatsApp atau email panitia satuan pendidikan.
Panitia satuan pendidikan merangkum jumlah pendaftar yang masuk.
Panitia satuan pendidikan menyeleksi berkas pelamar yang masuk.
Panitia satuan pendidikan mengumumkan hasil seleksi melalui WhatsApp atau email.
Umpan balik dan informasi lainnya dapat diberikan dari jarak jauh, termasuk informasi tentang hari pertama sekolah.

PPDB-SD

Persyaratan:
1, Calon siswa Kelas 1 (satu) SDN harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

7 (tujuh) tahun; atau
Sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli 2021.
Sertakan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional (untuk siswa di bawah usia 6 tahun).
  1. Memiliki akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK).
  2. Tambahkan persyaratan sesuai dengan jalur registri:

LIHAT JUGA :

pcpm35rekrutmenbi.id
indi4.id
connectindonesia.id

Posted on

Gredu menerima pendanaan Seri A $ 4 juta untuk mendigitalkan sektor pendidikan

Gredu-menerima-pendanaan-Seri-A-4-juta-untuk-mendigitalkan-sektor-pendidikan

Gredu, sebuah startup pendidikan (EduTech), telah menerima pendanaan Seri A sebesar $4 juta atau setara dengan Rs 58 miliar.

Putaran ini dipimpin oleh Intudo Ventures dengan partisipasi mantan investor Vertex Ventures.

Co-founder CEO Gredu Rizky Anies mengatakan pihaknya akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas pasar di luar wilayah Jabodetabek, khususnya kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Baca juga: Gredu juga akan memperbarui sistem pembelajaran yang aman dan nyaman selama semester

“Di masa yang penuh tantangan ini, digitalisasi telah menjadi kebutuhan bagi sekolah-sekolah

di seluruh Indonesia. Dengan pendanaan ini, kami ingin lebih meningkatkan produk dan jangkauan kami, mengurangi kerugian gesekan dan memfasilitasi proses digitalisasi melalui solusi yang intuitif dan menarik sehingga digitalisasi dalam operasional sekolah dapat dilakukan dengan benar dan efektif untuk semua orang yang terlibat, ”kata Rizky dalam sebuah siaran pers, dikutip Kompas.com, Selasa (13 Juli 2021).

Selain itu, dana tersebut akan mempercepat pengembangan produk

yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pendidik dan tim administrasi sekolah, serta merekrut talenta baru di semua fungsi untuk mendukung digitalisasi sektor pendidikan Indonesia.

“Kami yakin dengan pasar dan pertumbuhan digitalisasi dalam pendidikan dan bertujuan untuk memperluas bisnis kami secara nasional dan regional selama tahun depan,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Sementara itu, Patrick Yip, Founding Partner Intudo Ventures

, mengaku bangga dapat mendukung Gredu karena akan semakin banyak sekolah yang dapat terbantu di masa pandemi ini.

Baca juga: BI Perpanjang Batas Waktu Pengajuan Bebas Sanksi Penangguhan Ekspor

Selain itu, Gredu telah bekerja dengan lebih dari 400 sekolah dengan lebih dari 400.000 pengguna, dan jumlahnya terus bertambah.

“Gredu bekerja sama dengan masyarakat dan administrasi sekolah dan menawarkan solusi inovatif yang dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan kualitas, transparansi, dan efektivitas sistem pendidikan Indonesia. Kami bangga mendukung Gredu di masa kritis ini karena mereka membantu lebih banyak sekolah mendigitalkan operasi mereka dan memberikan dampak positif bagi siswa di seluruh Indonesia, ”kata Patrick.

LIHAT JUGA :

serverharga.com
wikidpr.id
riaumandiri.id
dekranasdadkijakarta.id
finland.or.id
cides.or.id

Posted on

Hyundai Engineering mendukung pendidikan di Indonesia dan membangun infrastruktur e-learning di Balikpapan

Hyundai-Engineering-mendukung-pendidikan-di-Indonesia-dan-membangun-infrastruktur-e-learning-di-Balikpapan

Hyundai Engineering meluncurkan program “Hello E-Dream Project” untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Sebagai bagian dari program ini, Hyundai Engineering membangun infrastruktur pendidikan e-learning di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam implementasinya, Hyundai Engineering bekerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda)

dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) profesional global untuk melindungi hak-hak anak dan tetangga yang baik.

Acara dibuka pada Kamis (14 Oktober 2021) dengan penandatanganan kerjasama antara Hyundai Engineering di Indonesia dan Korea Selatan.

Perlu dicatat bahwa proyek Hello E-Dream merupakan salah satu kegiatan utama Hyundai Engineering untuk memberikan kontribusi sosial di luar negeri. Program ini bertujuan untuk mewujudkan infrastruktur pendidikan e-learning yang praktis dan berkelanjutan.

Hal ini meningkatkan kualitas pelatihan e-learning.

Program proyek Hello E-Dream berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, seperti B. Pembangunan baru, perluasan dan renovasi institusi pendidikan.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

President and CEO Hyundai Engineering Kim Chang-hak mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan infrastruktur pendidikan e-learning seiring dengan kebutuhan sistem pendidikan di masa pandemi Covid-19.

“Tahap awal pembangunan ‘Sekolah Harapan Baru No. 11’ terdiri dari penyediaan 7.800 siswa, warga, guru, dan orang tua infrastruktur pendidikan e-learning yang sistematis dan terlokalisir,” kata Chang-hak dalam keterangan resmi dari Kompas. .com pada Jumat (22/10/2021).

Chang-hak mengatakan langkah pertama Hyundai Engineering

adalah memberikan 150 guru lokal program pelatihan sistematis tentang metode pelatihan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Kedua, untuk mendukung pengembangan konten program e-learning yang disesuaikan dengan kurikulum untuk dua mata pelajaran, bahasa dan matematika.

Chang-hak menambahkan bahwa komite yang terdiri dari 15 guru akan dibentuk di setiap wilayah untuk mengembangkan konten e-learning dan berbagi pengetahuan tentang metode pendidikan menggunakan TIK.

“Ketiga, merenovasi lima sekolah di Balikpapan. Hyundai Engineering akan menyediakan ruang kelas khusus yang dilengkapi dengan peralatan pendidikan tercanggih seperti tablet dan laptop untuk memfasilitasi pelatihan e-learning,” tambahnya.

Ini, lanjut Chang-hak, meningkatkan keberlanjutan infrastruktur e-learning.

Pusat komunitas e-learning

Untuk meningkatkan aksesibilitas infrastruktur pendidikan bagi warga sekitar, Hyundai Engineering juga membangun tiga pusat komunitas e-learning.

Fasilitas tersebut dapat dioptimalkan oleh masyarakat sekitar, mulai dari anak hingga orang tua. Mereka bebas mengunjungi pusat e-learning dan menggunakan alat online.

Selain itu, komite chang-hak, orang tua dan guru terus dibentuk di setiap daerah. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengembangan program e-learning, memelihara dan mengelola pusat komunitas e-learning.

Selain itu, Hyundai Engineering menyelenggarakan kegiatan khusus untuk keluarga, seperti dukungan psikologis, emosional, dan pelatihan literatur dasar, untuk meningkatkan kesadaran akan sistem e-learning.

Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Hyundai Engineering sedang mempersiapkan infrastruktur kelistrikan. Hal tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan tenaga surya ramah lingkungan di e-learning community center.

“Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk berkontribusi dan memecahkan masalah sosial di negara berkembang dan negara lain di luar negeri,” kata Chang-hak.

LIHAT JUGA :

https://nac.co.id/
https://futsalin.id/
https://evitdermaclinic.id/
https://kabarsultengbangkit.id/
https://journal-litbang-rekarta.co.id/
https://jadwalxxi.id/
https://www.greenlifestyle.or.id/
https://www.kopertis2.or.id/
https://rsddrsoebandi.id/
https://www.ktb-mitsubishimotors.co.id/
https://www.topijelajah.com/
https://mesinmilenial.com/

Posted on

Banyak teroris telah kuliah, dari matematika dan sains hingga ekonomi

Banyak-teroris-telah-kuliah-dari-matematika-dan-sains-hingga-ekonomi

Banyak teroris dan tersangka teroris memiliki gelar sarjana. Di jurusan apa kamu belajar?

Baru-baru ini, Rabu (16 Juni 2021), seorang terduga teroris berinisial KDW ditangkap di Bogor. Ia juga mengenyam pendidikan perguruan tinggi.
Baca juga:
Terduga Teroris JAD Ditangkap Densus di Lulusan Kimia UI Bogor

Menengok ke belakang dua tahun lalu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu

pernah mengatakan bahwa 23,4 persen mahasiswa terpapar radikalisme dan menyetujui pembentukan negara khilafah.

Pada tahun 2015, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan rekrutmen terorisme menyasar kalangan muda dan pelajar. Tujuh tahun lalu, BNPT juga menemukan gerakan teroris di perguruan tinggi.
Baca juga:
Densus 88 tangkap 1 terduga teroris jaringan JAD di Bogor

Berdasarkan rekaman berita Detikcom, tercatat sejumlah teroris yang sudah lulus kuliah ada yang lulus dan ada yang belum. Mereka berasal dari berbagai jurusan termasuk komputer, elektronik, bahasa, dan ilmu sosial. Berikut sejumlah teroris yang memiliki rekam jejak di perguruan tinggi:

Teroris dan jejak pendidikan tingginya:

  1. KDW Ditangkap di Bogor: Alumni MIPA UI

KDW, 30 tahun, merupakan terduga teroris yang ditangkap pada Senin

(15 Juni) oleh Densus 88 di Bogor, Jawa Barat. Ia dikenal sebagai alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Indonesia (UI). Ini dikonfirmasi oleh antarmuka pengguna.

“Ya. Subyek data (KDW) adalah alumni kimia FMIPA UI,” kata Amelita Lusia, Kepala Biro Humas dan KIP UI, Amelita Lusia, Rabu (16/6/2021).
Baca juga:
Polisi sedang mendalami alasan Zakiah Ainis DO dari kampus semester V.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, KDW adalah anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan bertindak sebagai pemasok bahan baku bom.

“Peran tersangka KDW adalah menyiapkan bahan kimia yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan bom,” kata Brigjen Rusdi.

Penyerang Zakiah Aini di Mapolres : DO Fakultas Ekonomi

Teroris Zakiah Aini (26), yang melakukan penyerangan ke Mabes Polri pada 31 Maret 2021, juga menghadiri kuliah. Perempuan kelahiran 1995 itu sempat kuliah di Universitas Gunadarma, namun putus kuliah (DO) sejak semester lima.

“Benar adik berinisial ZA kuliah di Gunadarma,” kata Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma, Prof Irwan Bastian, saat jumpa pers di Kampus Gunadarma, Depok, dari sudut pandang detikcom via siaran di YouTube, 1 April 2021.
Baca juga:
Ma’ruf Amin menjelaskan 5 kelompok dalam skema penanganan radikalisme

Selama studinya, ia menjadi mahasiswa S1 pada tahun 2013 di Fakultas Ekonomi dengan fokus akuntansi. Dia hanya aktif di tiga semester pertama. Indeks Kinerja Kumulatif (IPK)-nya mencapai 3,2 dan 3,1. Setelah semester lima, dia tidak lagi aktif kuliah. Zakiah mendapat DO secara otomatis.
ZA, wanita bersenjata sebagai penyerang di Mabes Polri, 31 Maret 2021. (Dok. Khusus) Zakiah Aini, penyerang wanita di Mabes Polri, 31 Maret 2021. (Dok. Khusus)

  1. Tiga alumni teroris dari FISIP Unri

Pada 2 Juni 2018, Densus 88 menangkap tiga teroris di kampus Universitas Riau (Unri). Semua yang ditangkap adalah alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unri yang “bersarang” di sentra mahasiswa pecinta alam.

“Terduga teroris kebetulan adalah alumni UNRI. Dimulai dari (alumni) tahun 2002, 2004 dan 2005. Ketiga tersangka hasil razia itu sudah kami amankan,” kata Kapolda Riau saat itu, Irjen Nandang, 2 Juni 2018.
Baca juga:
Penyerang Zakiah Aini di Mapolres, Ternyata Keluar dari Universitas Gunadarma

Teroris yang ditangkap berinisial MNZ (33), RB alias D (34) dan OS alias K (32). Mereka terhubung dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Aman Abdurrahman. Ada empat bom yang siap diledakkan, yang disita polisi. Bubuk pembuat bom juga tersedia. Bom tersebut dipasang di arena mahasiswa di kawasan FISIP Unri. Mereka mampu merakit bom TATP (triacetone triperoxide) yang dikenal sebagai “Bunda Setan”.

“Diduga menyerukan Amaliyah atau penyerangan ke kantor-kantor RI dan DPRD DPRD,” kata Kabag Humas Polri saat itu, Jenderal

Baca juga :

nac.co.id
futsalin.id
evitdermaclinic.id
kabarsultengbangkit.id
journal-litbang-rekarta.co.id
jadwalxxi.id
gramatic.id
tementravel.id
cinemags.id
streamingdrama.id
snapcard.id
katakan.id
cpdev.id